Persipura Dihajar Al-Qadsia 0-6
JAYAPURA – Persipura tampil menekan sejak menit pertama
dimulai saat menjamu klub Kuwait, Al Qadsia dalam lanjutan semifinal
AFC Cup, di Stadion Mandala, Selasa (30/9/2014). Namun skuad asuhan
Jacksen F. Tiago itu justru harus takluk dari tim tamu dengan skor akhir
0-6.
Tim tamu yang menerapkan serangan-serangan balik cepat serta
memanfaatkan umpan-umpang silang di area kotak penalti Persipura, kerap
memberikan ancaman kepada penjaga gawang Mutiara Hitam, Yoo Jae-Hoon.
Hasil itu membuat harapan Indonesia tersebut untuk mampu berprestasi
lebih tinggi di ajang AFC Cup harus menemui kegagalan. Persipura
tersingkir pada babak semifinal AFC Cup.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Tampil menekan sejak kick off babak pertama, Persipura justru berhasil
dibobol gawangnya oleh Al Qadsia. Memanfaatkan serangan balik yang cepat
dari sisi kanan, Al-Hashan yang memanfaatkan umpan silang dari
Al-Motawaa, langsung menyambungya dengan sebuah sontekan yang berhasil
menjebol gawang Mutiara Hitam.
Tersentak oleh gol yang dicetak Al-Qadsia, Persipura langsung kembali
menekan. Satu kesempatan di dapat dari skuad asuhan Jacksen F. Tiago itu
melalui Fandry Imbiri yang melepaskan umpan silang ke tengah kotak
penalti. Namun, penjaga gawang Al-Qadsia, Alkhaldi berhasil menangkap
bola tersebut.
Pada menit ke- 17, kembali Persipura mendapat ancaman melalui sundulan
dari Al-Motawaa yang melanjutkan umpan silang Al-Hashan. Sayang,
sundulan pemain tim nasional Kuwait tersebut masih dapat ditepis oleh
penjaga gawang Persipura, Jae-Hoon.
Hingga memasuki 20 menit babak pertama, tim Mutiara Hitam masih terus
mencoba membongkar rapatnya pertahanan Al-Qadsia. Akan tetapi, beberapa
kali upaya yang dilakukan oleh Boaz Solossa cs masih belum berbuah
menjadi gol.
Lagi-lagi, Al-Motawaa memberika ancaman ke gawang Persipura atau
tepatnya pada menit ke- 23. Pemain berusia 29 tahun tersebut yang
memanfaatkan umpan datar dari Danijel Subotic, melepaskan tembakan
keras. Namun sayang, sepakannya masih melebar ke sisi kiri gawang
Jae-Hoon dan hanya menghasilkan tendangan gawang untuk Persipura.
Imanuel Wanggai, yang menadapatkan umpan silang dari Tinus Pae,
menyambar umpan tersebut dengan sebuah sepakan first time. Akan tetapi,
sepakan gelandang Persipura tersebut masih membentur salah satu pemain
belakang Al-Qadsia.
Memasuki 15 menit menjelang turun minum, kembali gawang Jae-Hoon
mendapatkan ancaman. Tembakan keras dari luar kotak penalti yang
dilepaskan oleh Al-Ebrahim mengarah deras ke kotak penalti, beruntung
untuk Persipura karena si kuli bundar masih membentur mistar gawang.
Tepat pada menit ke-33 gawang Persipura kembali dibobol oleh Al-Qadsia.
Kali yang menjadi momok untuk lini pertahanan pengoleksi juara Liga
Super Indonesia empat kali tersebut ialah Al-Motawaa, yang masuk ke
dalam kotak penalti Persipura tanpa adanya tekanan dari pemain belakang
Persipura. Dia langsung melesakan sebuah tendangan mengarah yang tanpa
dapat diantsipasi oleh Jae-Hon, untuk sementara Persipura tertinggal 0-2
dari Al-Qadsia.
Dua menit menjelang babak pertama usai, Persipura kembali mendapatkan
ancaman. Subotic yang mengiring bola memasuki lini pertahanan Mutiara
Hitam langsun menyepak bola, namun Jae-Hoon yang berada tepat di arah
bola langsung menangkap hasil sepakan tersebut.
Persipura kini gantian mendapatkan peluang memperkecil
ketertinggalannya, melalui Boaz yang melepaskan tembakan keras melalui
kaki kiri dari luar kotak penalti. Sayang, Alkhaldi masih mampu
menangkap bola tersebut, kembali Persipura gagal mencetak gol.
Hingga sang pengadil pertandingan meniupkan pluit panjang bertanda
usainya babak pertama. Persipura masih gagal mencetak gol dan membuat
mereka ketinggalan 2-0 oleh perwakilan dari Kuwait tersebut.
Babak Kedua:
Babak kedua dimulai, Persipura langsung mengambil insiatif untuk tampil
menyerang. Beberapa kali upaya di lakukan oleh barisan penyerangan
Mutiara Hitam, namun upaya dari Titus Bonai dan Boaz masih belum
mendapatkan peluang bagus untuk dapat mencetak gol.
Kesempatan untuk Al-Qadsia, mendapatkan tendangan bebas yang hanya
berjarak 1 meter di depan kotak penalti Persipura. Subotic yang
dipercaya mengesekusi tendangan bebas tersebut melepaskan sepakan keras,
sayang tendangannya masih tipis di sisi kanan Jae-Hon.
Pada menit ke- 50, kapten Persipura, Boaz kembali mendapatkan peluang
emas untuk memperkecil kedudukan. Tembakan dari luar kotak penaltinya
mengaras deras ke gawang Al-Qadsia, namun, lagi-lagi penjaga gawang
Alkhaldi masih mampu mengamankan bila tersebut.
Al-Heikh, kapten Al-Qadsia kembali menjebol gawang Persipura.
Mendapatkan bola muntahan dari sepakan keras yang dilesakan oleh
Al-Hashan yang masih mampu diantisipasi oleh Jae-Hon, Al-Heikh yang
datang tanpa pengawalan langsung menyambar bola tersebut, Al-Qadsia
unggul 3-0 dari Persipura.
Memasuki 15 menit babak kedua dimulai, Persipura kembali mendapatkan
peluang. Kini melalui Yosua Pahabol, sepakan pemain berusia 22 tahun
tersebut masih mampu ditepis dengan baik oleh Alkhaldi, kembali gagal
upaya Persipura mendapatkan gol di kandangnya sendiri.
Pada menit ke-67, Titus Bonai kembali gagal memanfaatkan peluang yang
didapatkannya. Mendapatkan umpan lambung dari Boaz, mantan penyerang Tim
Nasional Indonesia U-23 tersebut langsung menyambar dengan sepakan
first time, sekali sayang bola tersebut masih melambung jauh di atas
gawang Al-Qadsia.
Memasuki 30 menit terakhir menjelang pertandingan usai, Persipura
kembali tertinggal. Al-Motawaa kembali mencatatkan namanya di papan
skor, dia yang mengiring bola dari sisi kiri pertahanan Persipura tanpa
pengawalan berarti dirinya langsung melepaskan tembakan keras yang tidak
mampu diantisipasi oleh Jae-Hon, 4-0 Persipura dihajar Al-Qadsia.
Kembali, Persipura berhasil dengan mudah di bobol oleh para pemain
Al-Qadsia tepatnya pada menit ke- 74. Kini giliran Al-Ebrahim yang
menjadi momok untuk lini pertahanan Persipura, dia serta membawa klubnya
Al-Qadsia unggul jauh 5-0 dari Persipura.
Sepuluh menit menjelang bubaran, Persipura seolah masih penasaran untuk
membobol gawang Al-Qadsia. Kini melalui Boaz yang berusaha memberikan
umpan datar ke Pahabol, namun sayang penyerang Timnas Indonesia tersebut
lebih dekat dengan Al-Qahtani, pemain belakang asal Kuwait tersebut
langsung membuang bola keluar kotak penalti.
Pada menit ke-85, Al-Qadsia kembali menekan pertahanan Persipura yang
nampak agak lowong. Al-Heikh yang mengiring bola dari sisi kiri
pertahanan Persipura, memberikan umpan silang kea rah Subotic, namun
umpan tersebut masih terlalu deras sehingga gagal disambar oleh
penyerang asal Swiss tersebut.
Satu menit menjelang usainya pertandingan, Pahabol kembali membuang
kesempatan yang didapatkan oleh timnya. Dia yang mendapatkan bola hasil
operan Wanggai, mencoba berspekulasi dengan menembak dari luar kotak
penalti. Alhasil, sepakan pemain asli didikan Persipura tersebut hanya
melebar jauh dari gawang Al-Qadsia dan mengahasilkan tendangan gawang
untuk tim tamu.
Kembali, Al-Heikh mencatatkan namanya di urutan pencetak gol pada
pertandingan ini tepatnya pada masa-masa injury time babak kedua.
Memanfaatkan serangan balik yang cepat, pemain berusia 22 tahun itu
dengan mudah menceploskan si kulit bunda, Al- Qadsia unggul 6-0 atas
Persipura.
Usai sudah perjuangan Persipura di AFC Cup, setelah wasit pertandingan
meniupkan pluit panjang tanda pertandingan telah selesai. Persipura
harus mengakui keunggulan tim tamu, Al-Qadsia dengan skor yang cukup
mencolok yakni, 0-6.
Susunan Pemain:
Persipura: Yoo JH; Fandry Imbiri, Ruben Sanadi, Bio, Tinus Pae; I.Wanggai, Lim JS, Pangkali, Robertino; Tibo, Boaz.
Al-Qadsia: Alkhaldi; Abdullahi, Al-Qahtani, Al-Heikh, Al-Hashan; Al-Ebrahim, Al-Amer, Al-Motawaa, Al-Fadhel; Alvaro, Subotic.
(fmh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar